Bagi yang belum tahu pasti bertanya-tanya, apa itu bulu
perindu? Ada banyak versi mengenai bulu perindu dan asal usulnya. Versi
pertama, bulu perindu adalah sejenis bulu (yang bila diperhatikan mirip bulu
ijuk) dari tanaman jenis rumput-rumputan atau ilalang. Tanaman ini tumbuh liar
di tempat-tempat tertentu, biasanya banyak tumbuh di pematang sawah, pinggiran
hutan, dan tempat-tempat tertentu dengan kondisi tanah yang cukup kering dan
tidak terlalu lembab. Anak-anak desa biasanya memainkan rumput dan bulu ini
diselipkan ke bawah lengan baju, digosok-gosok pakai tangan triing... hilang
dan bergerak pindah ke lengan baju pundak. Anda pasti heran mengapa bulu yang
keliatan sepele dan suka dijadikan mainan anak desa ini punya manfaat khasiat
supranatural? Nantikan di pembahasan berikutnya.
Versi kedua juga mengatakan, bulu perindu ini ada dari jenis
bulu mirip bulu ijuk yang didapat dari bagian tertentu pohon bambu (awi, aur,
haur). Tidak semua di batang atau buluh bambu terdapat bulu perindu ini. Dan
konon pula bulu perindu dari jenis bambu ini langka dan sulit didapat, tetapi hanya
dari jenis bambu tertentu yang ada BP-nya. Konon, bambu keramat yang dihuni
makhluk gaib tertentu ada BP-nya. Karena istilah buluh identik dengan bambu,
maka penyebutannya pun sering disebut dengan buluh perindu.
Versi ketiga mengatakan BP adalah dari sarang burung elang.
Bisa jadi BP dari jenis rerumputan atau dari jenis bambu yang diambil burung
elang untuk dijadikan sarangnya. Akan tetapi tidak semua sarang burung elang
terdapat BP-nya.
Versi keempat, mengatakan, bulu perindu ini adalah bulu
makhluk halus jenis tertentu. Ada yang mengatakan semua jenis makhluk halus
yang berbulu bisa didapatkan BP. Tetapi ada juga versi yang menyebutkan tidak
semua jenis makhluk halus bulunya dapat dijadikan BP. Sebuah versi penggemar
klenik atau supranatural umumnya menyebutkan BP dari bulu genderuwo, atau
rambut kuntilanak. Mana yang benar? Walahualam, dan terserah Anda meyakini
versi yang mana.
Dari berbagai versi tersebut di atas, nampaknya bila dilihat
dari wujud penampakan bentuk BP, terdapat beberapa versi penyebutan. Bulu yang
satu ini ada banyak yang menyebut dengan nama Bulu Perindu, ada yang menyebut
buluh perindu, di daerah melayu dikenal dengan petak malai, dan mungkin di
setiap daerah ada penyebutan nama khas yang berbeda satu sama lainnya.
Dari tadi mengulas asal usul BP dari berbagai versi, lalu
bagaimana penampakan bentuknya BP ini? Sekilas kalau diperhatikan BP mirip
beberapa penampakan bentuk seperti mirip bulu ijuk, mirip duri halus tanaman
kaktus jenis tertentu, mirip kawat, bahkan mirip bulu hidung atau bulu ketek J. Tetapi dari penampakannya umumnya BP
berbentuk seperti bulu yang ada pangkal bawah dan meruncing ke pangkal atas.
Panjang BP umumnya bervariasi antara 5 – 7 cm, tetapi ada juga yang panjangnya
lebih dari 7cm. Diameter BP biasanya tak lebih dari 1 mm, tetapi ada juga yang
lebih tebal. Jika dilihat menggunakan kaca pembesar, akan terlihat di batang BP
bulu-bulu halus berserat yang mengelilingi diameter batangnya. BP biasanya
berwarna hitam dan coklat, paduan hitam kecoklatan atau sebaliknya.
Tentu saja ada yang heran dan bertanya, bagaimana bulu
sekecil itu dipercayai punya khasiat mistis supranatural? Nantikan di
pembahasan berikutnya.

Belum ada tanggapan untuk "Asal Usul Bulu Perindu"
Posting Komentar