Bulu perindu alami adalah bulu perindu yang natural dan
belum tersentuh oleh proses pengisian energi baik pengisian metafisika atau
pengisian khosam. Dengan kata lain, bulu perindu hanya dimanfaatkan seadanya
tanpa embel embel supranatural. Pemanfaatan bulu perindu alami antara lain
sebagai jamu, terapi pheromone, dll.
Penggunaan BP alami
contohnya adalah dengan dibuat jamu. Beberapa meyakini BP bermanfaat
menyembuhkan sakit panas dalam, meningkatkan vitalitas, dll. Caranya dengan
merebus beberapa helai BP, atau menumbuk BP, bahkan ada yang menelannya
langsung. Bagaimana khasiat secara medis? Belum menemukan hasil penelitian
medis mengenai penggunaan BP sebagai jamu. Walau begitu, sama seperti jamu
umumnya, khasiat manfaat kebanyakan dibuktikan secara empiris berdasarkan
pengalaman para pendahulu/leluhurnya yang pernah memanfaatkan BP sebagai media
jamu kesehatan. Dan secara penelitian medis belum juga ditemukan efek samping
penggunaan BP alami sebagai jamu. Reaksi manfaat dari BP sebagai jamu di setiap
pengguna tentu berbeda beda, mengingat setiap orang memiliki metabolisme dan
daya tahan tubuh yang berbeda satu sama lain. Jadi ada yang bereaksi cepat,
lambat, bahkan tidak bereaksi sama sekali.
Penggunaan BP alami lainnya adalah dengan persenyawaan
antraktan yang dihasilkan dari merendam BP atau mencampur BP dengan minyak
wangi tertentu. BP apabila dilihat menggunakan mikroskop akan terlihat di
batang BP terdapat bulu bulu serat, seperti terlihat pada batang tumbuhan paku/pakis.
Bulu bulu pada batang BP diyakini pada saat tertentu mengeluarkan kelenjar
antraktan sebagai bibit utama pheromone. Tidak semua helai BP mengeluarkan
senyawa zat ini, di antara 100 helai BP, kemungkinan hanya 1 sampai 5 helai terpilih yang memproduksi senyawa
pheromone. Setiap produksi pheromone satu atau sepasang BP mengeluarkan senyawa
alami ini hanya sepersekian mili liter. Dan untuk mengumpulkan 1 mililiter atau
1 mili cc dibutuhkan waktu pengendapan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Belum ada tanggapan untuk "Bulu Perindu Alami "
Posting Komentar