Mitos Bulu Perindu




Sebagian besar para praktisi dan penggemar supranatural sudah mendengar atau bahkan telah membuktikan manfaat bulu perindu. Dan sebagian besar masyarakat mempercayai bulu perindu mempunyai khasiat sebagai pengasihan. Beberapa orang menggunakan media bulu perindu sebagai pelet,  dan sebagian orang menggunakannya sebagai media pengasihan. Apa perbedaan antara pelet dan pengasihan? Secara sederhana, perbedaannya terletak pada target. Kalau pelet menyasar target satu orang, yakni agar si target suka, sayang, bahkan tergila-gila pada si pelaku pelet. Beda lagi kalau pengasihan, targetnya ke semua orang dan tidak dikhususkan pada satu orang target, yakni agar semua orang simpati dan merasa sayang pada si pengguna pengasihan.

Konon sejak jaman dahulu bulu perindu dipercaya mempunyai energi metafisik berwatak “kinasihan”, energi yang berefek membuat si pemakainya disukai dan disayangi. Dan konon pula, beberapa orang meyakini bulu perindu dapat dijadikan sebagi media khodam yang berwatak memancarkan aura kasih sayang bersemayam. Di beberapa aliran supranatural bulu perindu di jadikan “vessel” yang menjadikan bulu perindu sebagai  kunci atau metode mengelola dan memanfaatkan khasiat energinya. Namun, ada juga yang mengisinya dengan energi atau khodam berwatak kharisma dan kewibawaan. Terserah pada Anda, percaya atau tidaknya. Dan kalau mau silahkan buktikan sendiri.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mitos Bulu Perindu"

Posting Komentar